Pulau Jawa berada di dalam Kepulauan Indonesia, diatas Lempeng Eurasia oleh tunjaman ke utara Lempeng Australia di bawah Lempeng Eurasia. Konvergensi penunjaman membentuk sudut ortogonal terhadap palung di sepanjang selatan Pulau Jawa. Pada bencana gempa bumi yang diakibatkan oleh penunjaman lempeng, studi dan evaluasi tentang bahaya dan risiko gempa bumi perlu dilakukan. Salah satu metode untuk menganalisis probabilitas risiko gempa adalah dengan melakukan studi seismic hazard. Studi tentang seismic hazard dilakukan dengan pendekatan probabilitas menggunakan metode event based approach. Ini berarti bahwa gerakan tanah dihitung secara tiap peristiwa dan hasilnya dikumpulkan secara terpisah untuk membentuk estimasi probabilitas. Metode event based approach berbeda dari pendekatan PSHA yang mengintegrasikan seluruh kombinasi besar dan jarak. Penelitian ini menyajikan klasifikasi site (jenis tanah) untuk Pulau Jawa dengan menggunakan kecepatan gelombang geser kedalaman 30 m (Vs30) dari data USGS. Selanjutnya, analisis risiko probabilitas seismik hazard dilakukan untuk memetakan bahaya seismik dalam hal percepatan tanah maksimum di batuan dasar dan pada batuan permukaan dengan mempertimbangkan klasifikasi site. Berdasarkan pada potensial sumber gempa, sejarah kegempaan, kondisi geologi, dan kurva kerentanan maka model risiko dari Pulau Jawa dapat digambarkan.

Leave a Comment