Bandung – Program studi Teknik Geofisika Institut Teknologi Bandung sukses menyelenggarakan kegiatan workshop Geo Elektromagnetik (Geo-EM) edisi pertama pada 20-24 Februari 2017 lalu. Workshop Geo-EM ini merupakan sebuah platform internasional yang bertujuan untuk mempertemukan para akademisi, peneliti, dan mahasiswa yang terlibat dalam bidang Geo-Elektromagnetik. Acara yang diselenggarakan di kawasan ITB Ganesha ini turut mengundang sejumlah ahli geo-elektromagnetik dari seluruh dunia.

Rangkaian acara workshop Geo-EM 2017 ini dibuka pada Senin (20/02/2017) dengan kuliah singkat yang dibawakan oleh Prof. Doug W Oldenburg (University of British Columbia). Dalam kuliah singkatnya yang berjudul “DISC (Distinguished Instructor Short Course) SEG Geophysical Electromagnetic : Fundamentals and Application”, Prof. Doug W Oldenburg menerangkan prinsip-prinsip mendasar metode Geo-elektromagnetik serta aplikasinya. Workshop Geo-EM 2017 ini secara resmi dibuka oleh Dr.rer.nat. Widodo, S.T., M.T. selaku ketua pelaksana pada Selasa (21/02/2017) dan dilanjutkan dengan presentasi dari para ahli yang terbagi dalam beberapa sesi hingga Kamis (23/02/2017). Berikut adalah nama-nama pembicara yang memberikan presentasi dalam workshop Geo-EM 2017 ini :

  1. Prof. Dr. Bülent Tezkan ( Universität zu Köln, Germany), “Unmanned system (Aero Electromagnetic) and Geoelectric Method”
  2. Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. ( Institut Teknologi Bandung , Indonesia), “Opportunity Earth Resources Exploration using Geophysics Method in Indonesia”
  3. Prof.Doug W Oldenburg ( University of British Columbia), “Three-Dimensional Magnetotelluric Inversion & Electromagnetic Inversion”
  4. Prof. Dr. Weerachai Siripunvarapon ( Mahindol University, Thailand), “Three-Dimensional Magnetotelluric Inversion & Electromagnetic Inversion”
  5. Prof. Dr. Satria Bijaksana ( Institut Teknologi Bandung, Indonesia), “Rock Magnetic Methods and Their Application in Environmental Studies”
  6. Prof. Dr. Yuguo Li ( Ocean University of China, China), “Control Source Marine Electromagnetic & Mud Volcano and Groundwater Exploration”
  7. Dr. rer. nat. Amir Haroon (Universität zu Köln, Germany), “Control Source Marine Electromagnetic & Mud Volcano and Groundwater Exploration”
  8. Dr. Kurt Strack (President Director KMS), “Control Source Marine Electromagnetic & Mud Volcano and Groundwater Exploration”

Dalam mata acara utama tersebut, setidaknya ada dua orang pembicara yang berasal dari program studi Teknik Geofisika ITB. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. dengan materi berjudul “Opportunity Earth Resources Exploration using Geophysics Method in Indonesia” serta Prof. Dr. Satria Bijaksana dengan materi berjudul “Rock Magnetic Methods and Their Application in Environmental Studies”.

Rangkaian acara Workshop Geo Elektromagnetik 2017 ini ditutup pada Jumat (24/02/2017) dengan kegiatan Fieldtrip. Secara umum, Workshop Geo-EM yang mengangkat tema “Development and Application of Geolectric & Electromagnetic Methods and Rock Magnetic for Earth Resources Exploration” bertujuan untuk mempopulerkan perkembangan dan aplikasi Geolistrik dan Elektromagnetik dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan energi berkelanjutan umat Manusia, konservasi lingkungan, serta meminimalisir korban bencana alam di Indonesia.

Leave a Comment