Bandung – Dalam rangka peringatan Dies Natalis yang ke-58, Institut Teknologi Bandung mengadakan acara pameran karya serta open house fakultas pada Minggu (05/03/17).  Acara tersebut merupakan salahsatu mata acara utama dalam kegiatan kemahasiswaan bertajuk “ITB Day” yang berada di bawah naungan program  Aku Masuk ITB 2017.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh ribuan siswa-siswi SMA dari seluruh penjuru tanah air tersebut, Program Studi Teknik Geofisika ITB turut berpartisipasi mengisi salahsatu stand yang disediakan. Partisipasi tersebut tidak hanya melibatkan mahasiswa S1 ataupun S2, namun juga melibatkan staff pengajar (Dosen).  Secara umum, tujuan yang hendak dipenuhi adalah penyampaian informasi berkaitan dengan keilmuan pada bidang terkait. Tujuan lebih spesifik yakni mengenalkan program studi Teknik Geofisika ITB kepada siswa-siswi SMA.

Dalam penyampaian informasi mengenai keilmuan di dalamnya, Teknik Geofisika memberikan pemaparan dalam bentuk demonstrasi alat, video demonstrasi tentang metode-metode geofisika, serta poster-poster penelitian dari civitas akademika lingkup Prodi Teknik Geofisika ITB. Alat yang didemonstrasikan yakni Proton magnetometer serta GPR (Ground Penetrating Radar).

Ketika dimintai keterangan, Ryan Bobby Andika (TG’14) yang merupakan penanggung jawab acara ITB Day menuturkan bahwa dalam kegiatan ITB Day ini, tema yang diangkat adalah “Mengenal Tuk Dapat Berkarya”. “Kami yakin dan percaya dengan sangat bahwa kemajuan sebuah bangsa dapat terlihat dari mau atau tidaknya seorang anak bangsa berkarya. Seorang anak bangsa yang berani mencurahkan waktu, pikiran dan tenaganya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dan dirinya.” ujarnya.

Dari hasil pantauan di lapangan selama keberlangsungan acara, stand Teknik Geofisika relatif cukup diminati oleh para pengunjung yang datang. Hal ini dapat dilihat dari jumlah & antusiasme mereka yang menyempatkan diri mengunjungi stand program studi Teknik Geofisika.

“Tujuan dari adanya stand Program Studi ini adalah untuk membuat adik-adik SMA kita mengenal, agar dapat berkarya untuk bangsa ini nantinya. Kami sangat yakin babhwa seburuk-buruknya seorang manusia lahir pasti memiliki apa yang disebut motivasi dalam kehidupannya. Entah itu baik atau buruk dan bertujuan untuk kepentingan seseorang, sekelompok orang, ataupun dirinya sendiri. Dengan sifat dasar inilah kami percaya jika kami mapu membuat jalur yang baik untuk mengarahkan kearah tujuan kemajuan dan kemaslahatan bangsa Indonesia, beruntunglah kita dan negara ini dalam menyongsong masa depan.” ujar Ryan menambahkan.

“Harapan saya untuk kehadiran stand Teknik Geofisika sederhana saja. Semoga adik-adik SMA yang berkunjung mengetahui bahwa peran program studi ini vital untuk kemajuan bangsa Indonesia. Lebih dari itu, saya berharap adik-adik SMA termotivasi untuk berani berkarya dalam lingkup dan lingkungan sains, seni, dan teknologi melalui pemaparan di stand Teknik Geofisika ITB.” tutupnya.

Leave a Comment